Beranda

Yayasan Nur Illahi Bandung (YNIB) yang beralamat di Jl. Soekarno-Hatta No. 111, adalah yayasan yang didirikan pada Senin, 24 April 2006 di Bandung, dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat tidak mampu di sektor pendidikan anak, olahraga, ekonomi dan kesehatan.

Sejak berdirinya, aktifitas – aktifitas yayasan dilakukan dalam bentuk unit kegiatan seperti Posdaya, pendidikan usia dini seperti Kelompok Bermain atau Kober di Ibun, TK Dradjat Al Islami, DTA Al Furqon, Madrasah Alam Burangrang dan beladiri silat Perisai Diri.

Posdaya atau Pos Pemberdayaan Masyarakat adalah salah satu unit unggulan dari YNIB. Aktifitas ini dilaksanakan dengan cara bermitra dengan LSM, Posyandu, dan pemerintah daerah untuk melatih masyarakat pra sejahtera untuk mampu menghasilkan produk – produk yang layak jual untuk meningkatkan perekonomian mereka, juga meningkatkan kesadaran kesehatan.

TK Dradjat Al-Islami adalah unit kegiatan di bidang pendidikan tingkat TK di desa Bojong, kecamatan Majalaya kabupaten Bandung Jawa Barat. Lembaga ini telah terakreditasi A di disdik setempat. Mengasuh anak-anak dari masyarakat yang kurang mampu, dengan cuma-cuma. DTA Al-Furqon adalah unit kegiatan pendidikan berikut yang diasuh YNIB, dimana anak-anak asuhannya adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu setingkat SD dan juga telah terakreditasi. Adapun Kober adalah unit pendidikan untuk anak-anak tidak mampu yang terbaru, untuk usia Pra TK.

Perisai Diri adalah unit kegiatan YNIB lainnya. YNIB bekerja sama dengan salah satu perguruan historis IPSI yakni Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri di Jawa Barat, sejak tahun 2017 telah memiliki empat ranting latihan silat PD dimana para pesilat binaannya adalah juga anak – anak yang berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu.

YNIB meyakini bahwa untuk membangun generasi muda unggulan Indonesia adalah dengan meratakan kesadaran berpendidikan, berkesehatan dan beragama sejak usia dini. Ketidakmampuan ekonomi masyarakat adalah salah satu faktor terbesar penyebab pembangunan generasi muda unggulan tersebut terhambat, karena itulah YNIB berusaha untuk secara mandiri ikut berkontribusi membantu kaum yang tidak beruntung secara finansial tersebut.

Terinspirasi dari beberapa tokoh idola seperti Bunda Theresa, Ibu RA. Kartini, dan lain-lainnya, salah satu pendiri Yayasan, yakni ibu Elly A. Sudradjat bersama para stake holder YNIB bertekad untuk terus mengembangkan aktifitas yayasan sesuai nilai – nilai yang diyakininya.